The Danish Way of Parenting

Authenticity - Menjadi Otentik
Fixed Mindset dan Growth Mindset

Kita sering memberikan pujian kepada anak-anak dengan tujuan memotivasi dan membangun kepercayaan diri. Namun, riset yang dilakukan oleh psikolog dari Stanford, Carol S. Dweck, justru menunjukkan hasil yang berbeda.

Penelitian Dweck mengungkapkan bahwa anak-anak dengan pola pikir tetap (fixed mindset) yang secara berulang mendapat pujian seperti “kamu pintar”, “kamu berbakat”, atau “kamu genius” cenderung hanya fokus pada bagaimana mereka akan dinilai. Mereka menjadi lebih peduli pada label yang diberikan, daripada proses yang dijalani.

Sebaliknya, anak-anak dengan pola pikir berkembang (growth mindset) lebih fokus pada proses belajar. Mereka menghargai usaha, bukan sekadar hasil atau pengakuan. Mereka tumbuh dengan keyakinan bahwa kemampuan dapat diasah melalui kerja keras dan ketekunan.

Pada akhirnya, individu dengan pola pikir berkembang (growth mindset) cenderung lebih adaptif dan mampu menghadapi tantangan dengan tingkat stres yang lebih rendah.

Sementara itu, mereka yang memiliki pola pikir tetap (fixed mindset) cenderung lebih egosentris, dengan kecenderungan fokus pada citra diri. Ingin selalu terlihat unggul dan menjadi pusat perhatian.


Bermanfaat? Bantu kami tetap menulis dan berbagi 📚
💛 Dukung Kami >
  Bagikan

Last updated: 2025-06-27 09:31:52

Fixed Mindset dan Growth Mindset