The Danish Way of Parenting

Authenticity - Menjadi Otentik
Resumee

Menjadi otentik berarti menjadi diri sendiri secara alami apa adanya, bukan ada-apanya. Menghargai diri sebagai individu yang unik, dengan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Menjadi otentik bukan berarti egois. Bukan juga menutup diri dari masukan orang lain. Tetapi tentang tidak membiarkan identitas kita dibentuk sepenuhnya oleh ekspektasi dan penilaian orang lain.
Pada akhirnya, menjadi otentik bukan sekadar soal "menjadi diri sendiri" tanpa batas. Ia bukan tentang mengikuti semua keinginan hati, melainkan memilih untuk jujur pada diri sendiri dan pada kebenaran yang lebih tinggi.
Dan bentuk "being authentic" yang paling sejati adalah dengan meneladani akhlak manusia terbaik, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Meneladani akhlaknya, menjadikan kepribadiannya sebagai cermin, dan menjadikan nilai-nilai yang ia wariskan sebagai pijakan dalam bersikap.
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah." (QS Al Ahzab 21)
Menjadi otentik bukan untuk terlihat berbeda. Bukan pujian atau penerimaan manusia yang ia kejar, tetapi ridha Allah yang menjadi tujuannya. Live sincerely and always stay true!


Bermanfaat? Bantu kami tetap menulis dan berbagi 📚
💛 Dukung Kami >
  Bagikan

Last updated: 2025-06-27 09:33:13