The Danish Way of Parenting

Play - Bermain dengan Kacamata Bijak
Resumee

Seorang mentor sejati tidak akan jumud. Ia akan terus belajar dan mengembangkan diri, demi menjadi pendamping terbaik bagi anak didiknya. Karena sejatinya, proses menjadi mentor bukan hanya untuk orang lain, tapi juga untuk pertumbuhan dirinya sendiri, agar nilai-nilai terbaik yang ada dalam dirinya dapat muncul dan memberi manfaat.

Sebelum mampu memberi, seseorang harus memiliki. Maka, sebelum membimbing, kita pun perlu terus menuntut ilmu sebagai bekal diri.

Tak ada mentor yang sempurna, sebagaimana tak ada anak didik yang tanpa cela. Maka jangan terburu merasa gagal saat hasil tak sesuai harapan. Hidup ini bukan perlombaan, maknanya jauh lebih dalam dari sekadar pencapaian. Selalu ada hikmah dalam setiap peristiwa. Yakinlah, Allah senantiasa memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya.

Mendampingi anak bukan berarti mengatur segala urusannya. Menjadi pendamping bukan berarti mengendalikan. Kita hadir, namun tidak mendikte. Kita ikut terjun ketika benar-benar dibutuhkan dan justru melalui ruang itulah, anak belajar mengembangkan pusat kendali dalam dirinya.

Dari situlah kepercayaan diri yang sejati tumbuh yang akan membantunya membawa diri, menavigasi hidup, dan menjadi bagian yang utuh dalam masyarakat.

Tujuan kita bukan hanya agar mereka cerdas atau sukses, tapi agar mereka siap hidup, berdiri di atas kaki sendiri, bertahan dalam kenyataan hidup yang tak selalu mudah.

Dan salah satu cara paling alami untuk melatih semua itu adalah melalui bermain. Leg godt, bermainlah dengan baik.


Bermanfaat? Bantu kami tetap menulis dan berbagi 📚
💛 Dukung Kami >
  Bagikan

Last updated: 2025-06-27 06:46:29